I'm talking about beauty oh my gosh..... !!!
Jadi... Ceritanya, masker ini adalah oleh-oleh dari sodaraku yg baru aja pulang dari Korea dua minggu yang lalu (kalo nggak salah). For givenchy's sake, aku itu sama sekali gapernah maskeran. Jadi, waktu sodaraku itu bilang dia ngebawain masker, aku cuma bisa melongo dan pertanyaan ini langsung muncul di kepalaku: GIMANA CARANYA MASKERAN
Untungnya ini masker instan which is, di belakangnya dijelasin gimana cara pakenya <-- don't blame me if I soooo ndeso. Beauty treatments aku itu cuma sekedar nyuci muka dan pake pelembab di malam hari. Itu aja gabakal aku lakuin kalo muka aku ga breakouts kayak gini setelah hampir beberapa bulan lepas dari perawatan klinik (kapan2 aku ceritain tentang betapa tragisnya berurusan dengan yg namanya perawatan klinik)
Oke, back to the maskey...
It was a collagen mask named
ODBO collagen hydra-mask. Don't ask me what ODBO is, I googled it but I found nothing so let's highlight only the collagen,
arrasseo? *I'm trying to use a Korean word since it was made in Korea)
untungnya, di belakang kemasan ditulisin gimana cara pakenya plus apa aja hasil yang didapat setelah memakai masker ini.
Ini nih yang tertulis di kemasannya:
Face shaped premium sheet mask
Contains skin activation beauty component
Contains collagen known as one of main protein in our body
The Collagen makes dead cells soft and recover damages from sunlight and air pollution and gives the skin elacticity
- The essence mask pack is easy to use brings energy to your skin and make your skin more attractive
Di kemasannya ditulis kalo sebelum dibuka, masker ini harus dikocok terlebih dahulu supaya essence-essence yang terkandung bisa tercampur rata. I think this is normal for now, and because I was so ndeso at that time, aku pikir masker ini adalah masker cair. Ternyata bukan --"
Uh-Kay, Let's covering my-not-kinda-good-face!
ini keadaan muka aku sebelum maskeran
Sesuai anjuran yang tertulis di belakang kemasan, aku cuci muka dulu dengan facial foam sebelum memakai masker ini. Setelah itu, baru deh nempelin si masker ke wajah.
Waktu aku keluarin mask-sheetnya, essencenya kena banget ditangan dan sedikit banget essence yg tertinggal di kemasan.
Sesuai instruksi lagi, aku pake masker ini selama 30 menit ( I even used my self-timer). Tapi, berhubung setelah 30 menit aku masih ngerasa essennya belum terserap sempurna, aku tambahin 5 menit lagi.
while letting it dry
Okay, let's not talking about this book. I know what's in your mind kekeke~ :P
Ini keadaan muka aku setelah maskernya aku lepas. Muka-muka ngantuk gitu. Iya lah, secara waktu itu udah sekitar jam setengah dua belas malem. Habis itu, langsung aku tinggal tidur.
Paginya, muka aku terasa kenyal banget. Tapi, setelah aku tinggal mand, which is pasti muka aku kena air, keadaan muka aku balik lagi. Kering. Tapi kenyalnya sih masih. Bahkan waktu aku sampe di sekolah pun, muka aku masih terasanya kenyal.
Aku rasa sih, maskeran semalem itu jadi agak sia-sia. Soalnya, aku kan maskerannya sekitar jam setengah sebelas dan sialnya aku mulai bisa tidur baru sekitar jam 12-an. Itu artinya, aku melewatkan jam-jam regenerasi kulit yang (katanya) dimulai dari jam 9 malem sampe 1 pagi. Logikanya, kulit aku nggak mengalami regenerasi secara maksimal. Faktanya lagi, karena aku kurang tidur, aku bangun dalam keadaan nggak seger sama sekali dan kulit wajah juga ikutan nggak seger :(
But I still love my chewy cheeks in the morning...
Mungkin kalo aku pakenya sedikit lebih awal (dan insom aku nggak kambuh), masker ini bakal bermanfaat banget. I'll do love this mask.
I'm gonna look arround for this mask and repurchase it, for sure, kalo masker ini dijual di Semarang. Beneran deh.
Thankies anyway for my bro
This is Cella Cello
XOXO